Upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi terus dilakukan SMK Tunas Harapan Pati. Salah satunya melalui “Workshop Penyusunan Soal Berbasis AKM (LITNUM) bersama Anny Cahyani Dyah Ekowati, S.Pd.Gr.,” yang digelar di Technopark SMK Tunas Harapan Pati, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari Program BOS Kinerja 2026 tersebut diikuti oleh guru normatif-adaptif dan guru produktif SMK Tunas Harapan Pati. Workshop ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan guru dalam menyusun soal yang tidak hanya mengukur pemahaman peserta didik, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir, berliterasi, dan bernumerasi sesuai tuntutan pembelajaran saat ini.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala SMK Tunas Harapan Pati, Ir. Eny Wahyuningsih, M.Pd., menekankan pentingnya penguatan literasi bagi peserta didik SMK. Menurutnya, peserta didik memiliki kemampuan untuk mengerjakan berbagai proyek, tetapi masih perlu didorong agar mampu mengomunikasikan proses dan hasil pekerjaannya dengan baik. Kemampuan tersebut menjadi penting karena lulusan SMK dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja.
Sejalan dengan hal tersebut, panitia pelaksana, Elvi Titik Ziah S., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian literasi dan numerasi dalam rapor pendidikan. Kehadiran narasumber yang memiliki pengalaman sebagai fasilitator TKA 2026 diharapkan dapat membantu guru semakin terampil menyusun soal berbasis AKM sekaligus membiasakan peserta didik menghadapi soal-soal yang sesuai dengan karakteristik TKA.

Antusiasme terhadap kegiatan juga disampaikan Akhmad Sobiron, S.Pd., guru normatif Bahasa Indonesia. Ia menilai workshop memberikan pengalaman baru, terlebih karena materi disampaikan secara komunikatif sehingga suasana belajar terasa menyenangkan. “Hari ini sangat menyenangkan. Selain materinya baru, narasumbernya sangat komunikatif sehingga suasananya lebih meriah. Ilmunya juga banyak. Harapannya, setelah ini ilmu yang didapatkan bisa langsung diaplikasikan dalam penulisan soal AKM dan TKA,” ungkapnya.

Melalui workshop ini, SMK Tunas Harapan Pati terus berupaya memperkuat kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran dan asesmen yang relevan dengan kebutuhan peserta didik serta tuntutan dunia kerja. Penguatan literasi dan numerasi pun diharapkan tidak berhenti pada peningkatan nilai, tetapi menjadi bekal bagi peserta didik untuk mampu berpikir, berkomunikasi, dan memecahkan masalah secara lebih baik.
SMK Tunas Harapan Pati, pencetak insan hebat.

